Arsip

Archive for the ‘Renungan’ Category

Sejarah Tol Cipularang KM.98 (Hilangkan Rumor Gaib)

8 September 2011 10 komentar

                                                                          Sumber Gambar Disini
Kali ini saya ingin mengajak kita semua untuk tidak lepas dari agama dan ajaran tuhan, bahwa sesungguhnya yang bisa menghidupkan dan mematikan manusia hanyalah tuhan semata. jadi hilangkanlah pikiran untuk selalu menduakannya dengan percaya kepada yang lain.
Tulisan kali ini saya anggap repost dari sumber lain, karena saya hanya tidak ingin kita sebagai bangsa indonesia terlalu larut di dalam hal-hal berbau magis dan gaib, dan menjadi bangsa yang cerdas untuk menanggapi hal-hal dengan ilmu pengetahuan.

Tol Cipularang adalah jalan Tol yang dibuat untuk lebih memudahkan kita untuk menuju ke kota bandung dan sekitarnya, karena Tol cipularang lebih menghemat waktu ketimbang kita harus memutar melewati Puncak. Dibuat dengan kontruksi modern dan sangat mematuhi aturan-aturan dalam tata cara membuat Tol. Jalan tol yang dirancang aman dengan kecepatan 120 km/jam ini Tingkat elevasi maksimum jalan tol yang didesain untuk tanjakan/turunan dengan kecepatan aman 100 km/jam adalah 6%. Artinya, kalau jalan harus mendaki bukit setinggi 60 meter, maka panjang jalan menanjak (tanjakan) minimal harus 1000 m atau 1 km. Makanya didalam mendesain jalan raya modern apalagi tol, banyak diterapkan cut (potong) dan fill (urug), dimana dengan adanya alat-alat berat modern, bukit kalo perlu gunungpun akan dipangkas. Baca selanjutnya…

Iklan
Kategori:Religi, Renungan

Repost Bukan Copas

22 Agustus 2011 1 komentar

      Pasti bagi kita yang sering berselancar di dunia maya, sering kita membaca tulisan repost atau copas yang di tulis segelintir orang untuk memaknai sebuah tulisan. Namun sebelumnya apakah kita tahu arti dari masing-masing kata tersebut secara harafiah?….

 

 

  coba sekarang kita artikan :

Baca selanjutnya…

Kategori:Curhat, Renungan

Noda

28 Juni 2011 15 komentar

Mulutku Bisu tetapi tidak dengan Fikiranku,,
Mataku Buta tetapi tidak dengan Langkahku,,
Diamku  hanya isyarat kosong dan bukan sebuah ketakutan dari apa yang telah kulakukan,,
Aku tidak berlari namun berjalan mundur karena merasa diri sudah tidak pantas untuk berdiri di depan,,
Noda bukan sebuah kesalahan namun sebuah titik cerah dari sebuah pengalaman baru,, Baca selanjutnya…
Kategori:Curhat, Renungan

Pesan Moral

1 Februari 2011 2 komentar

Sudah lama banget gak bikin posting, terbentur dengan kegiatan yang bisa dibilang sibuk, ya bisa dibilang gak juga, karena kesibukannya dibikin sendiri.

Langsung aja deh, waktu jalan-jalan ke toko buku ngeliat dan baca-baca buku yang bisa untuk menambah pengetahuan eh dapat bacaan yang menyentuh hati dan bagus juga untuk di share di sini. Walaupun nantinya para pembaca pernah melihatnya dan membacanya di luar, tapi sekali lagi ini hanya sekedar share aja.

Ceritanya begini…..

Baca selanjutnya…

Kategori:Renungan

Indonesia Kritis

31 Oktober 2010 43 komentar

Banyaknya aktivitas yang sekarang dikerjakan membuat saya jarang sekali menengok blog lagi, ada rasa malu kepada rekan-rekan blogger lain karena seperti gak konsisten terhadap dunia blogging..

Mungkin sekarang saatnya memulai aktivitas menulis, ya mumpung lagi sempat juga mengisi kekosongan waktu ini, dan mudah-mudahan tulisan kali ini dapat menjadi renungan bagi kita semua..

mungkin dimulai sewaktu saya menonton acara berita pagi di salah satu televisi swasta yang menayangkan berita yang membuat miris bagi penonton yang melihatnya karena disaat pemerintah khususnya anggota dewan kita yang kita Baca selanjutnya…

Kategori:Renungan

Teman Makan Teman

17 Juli 2010 78 komentar



Dalam Posting kali ini,,mungkin saya gak akan menulis banyak..

justru saya ingin bertanya kepada para pembaca tentang arti dan bagaimana sikap yang harus kita ambil jika kita sedang merasa teman yang sudah dekat dengan kita, dengan teganya mengambil sesuatu yang kita cintai..

atau dalam konteks lain teman itu merebut atau apalah…

intinya teman makan teman…

mungkin masukan dari para pembaca nantinya akan saya jadikan posting di tulisan selanjutnya..

sebelumnya saya mengucapkan terima kasih untuk sahabat yang membaca dan memberikan masukannya…

salam hangat selalu….

Kategori:Renungan

PBSI ku SAYANG…PBSI ku MALANG…

29 Juni 2010 112 komentar


Sebenarnya saya bingung kasih judul apa di tulisan kali ini, tetapi karena saya benar-benar kecewa dengan PBSI yaudah saya kasih judul seperti itu sajalah.. Dan mungkin para pembaca setelah melihat tulisan ini akan berkomentar tulisan ini keluar dari konteks tema blog ini yang semuanya tentang cinta.. Sebenarnya gak lari sih, jusru saya sangat mencintai negara saya tercinta ini dan saya sedih semakin lama kok bulu tangkis Indonesia semakin jauh dari harapan rakyat indonesia dan semakin mengecewakan..

Kemanakah tawa riang kemenangan seperti ini?







Baca selanjutnya…

Kategori:Renungan
%d blogger menyukai ini: