Beranda > Renungan > Pesan Moral

Pesan Moral


Sudah lama banget gak bikin posting, terbentur dengan kegiatan yang bisa dibilang sibuk, ya bisa dibilang gak juga, karena kesibukannya dibikin sendiri.

Langsung aja deh, waktu jalan-jalan ke toko buku ngeliat dan baca-baca buku yang bisa untuk menambah pengetahuan eh dapat bacaan yang menyentuh hati dan bagus juga untuk di share di sini. Walaupun nantinya para pembaca pernah melihatnya dan membacanya di luar, tapi sekali lagi ini hanya sekedar share aja.

Ceritanya begini…..


Kita sebut saja namanya Sandi, dia adalah seorang Pemimpin sebuah perusahaan di jakarta. Kesehariannya menyebabkan dia sering tiba di rumahnya jam 9 malam. Tak seperti biasanya, Anak Sandi yang bernama Sinta berumur 8 tahun membukakan pintu rumahnya untuknya ketika dia baru pulang dari kantor. Nampaknya Sinta telah menunggu cukup lama disana. dan mereka pun terlibat percakapan.

Sandi :  “Koq Belum tidur ?..

Sinta  :  “Aku Menunggu Papa pulang, sebab ada yang mau aku tanyakan ke papa,

Sandi :  “Memang kamu mau tanya apa ? ..

Sinta  :  “Berapa Sih Gaji Papa ?..

Sandi :  “Kamu hitung ya ?.. Tiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar 400.000 rupiah, Tiap                               bulan rata-rata 22 hari kerja dan kadang hari Sabtu masih Lembur. Berapa ayo gaji Papa ?..

Sinta  :  “Kalau satu hari papa dibayar 400.000 rupiah untuk 10 jam, berarti 1 jam papa dibayar 40.000                      rupiah dong ?..

Sandi :  “Wah pinter ya anak papa!!.. Sekarang kamu cuci kaki terus tidur ya?..waktu sudah malam,                              besok kamu sekolah.

Sinta  :  “Papa, aku boleh pinjam uang 5.000 gak ?..

Sandi :  “Sudah, gak usah macam-macam, buat apa minta uang malam-malam gini ?..Tidur sana!!

Sinta  :  “Tapi papa…?

Sandi :  (dengan nada sedikit membentak)”Papa bilang Tidur!!!…

Sinta pun lari menuju kamarnya dengan perasaan sedih….

Usai mandi dan berganti baju, Sandi menyesali kesalahannya dan menyusul Sinta ke kamarnya yang

masih terisak tangis dan memegang uang 15.000 rupiah.

Sambil mengelus kepala Sinta, Sandi berkata, “Maafkan papa ya ?,,Papa sayang sama Sinta, tapi buat apa uang malam-malam begini ?..

“Papa, aku gak minta uang papa, aku hanya pinjam, nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan ku setiap hari selama seminggu ini.” Seru Sinta…

“iya, iya tapi buat apa?..” Ucap Sandi..

Sinta pun berkata panjang “Papa, aku menunggu papa dari jam 8 malam mau ajak papa main ular tangga 30 menit aja karena sewaktu aku tanya Mama, dia bilang waktu papa sangatlah berharga, jadi aku mau ganti waktu papa. Aku buka tabunganku tetapi hanya punya 15.000, karena papa 1 jam dibayar 40.000, jadi aku harus ganti waktu papa 20.000 untuk 30 menit. tetapi disini masalahnya uangku kurang 5.000, makanya aku mau pinjam dulu dari papa”..jawab Sinta dengan kepolosannya…

Sandi Pun terdiam lama….

Dia Kehilangan kata-kata…

Kemudian Dipeluknya Tubuh mungil anaknya itu erat-erat dengan haru, dia baru menyadari                       ternyata limpahan harta yang dia punya selama ini, tak cukup untuk “membeli” kebahagiaan                       anaknya.

Dan untuk kita semua renungkan……..

“Bagi Dunia kau hanya seseorang, namun bagi seseorang kau adalah Dunia-nya”.

‘Berikanlah waktu yang berkualitas untuk orang-orang yang kita cintai sebelum datangnya  penyesalan’…

Terima kasih….

untuk segala saran dan kritiknya silahkan kirim kan email ke : Meidhyandaresta@gmail.com

Kategori:Renungan
  1. 1 Februari 2011 pukul 20:45

    pertama nimbrung dan semoga terus menulis bro😀

  2. 2 Februari 2011 pukul 07:25

    begitulah..terkadang orang tua berpikir dengan bekerja mencari uang agar kebutuhan anaknya terpenuhi,padahal tanpa sadar anak terkadang hanya butuh perhatian darinya..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: