Beranda > Puisi > Harapan Tanpa Batas

Harapan Tanpa Batas


 

Deru nafas menemani kegelisahan

terpaku oleh rupa kesepian

yang hinggap dan tak terjawabkan

melafalkan ejaan yang tak bermakna,,

Ku rindu rasa hingar bingar

Bosan, sepi, penat, teman setia

kapan dan dimana keramaian

sepertinya untukku itu tak ada,,

Putaran angin palsu

suara detik arloji tangan kanan

mereka sebagai sahabat setiaku

yang selalu setia menemani kesendirianku,,

setiap malam ke hanya menerawang dan berdoa

kapan akan datang

kapan akan tiba

dan kapan akan ku dapatkan

secercah sinar di tengah kegelapanku selama ini,,

tanpa adanya kepalsuan, kedustaan, dan kemunafikan…..

Kategori:Puisi
  1. 12 Juni 2010 pukul 17:40

    Jemputlah kebenaran dengan waktu yang diukur oleh arloji mu yang setia
    Jauhkan lah kedustaan dengan melihat kepada jammu yang setia
    Jinakkan kemunafikan dengan dan untuk waktu yang tersisa dijammu yang setia.

    salam kenal juga bang meidhy!

    • Meidhy Aja
      12 Juni 2010 pukul 17:58

      emang gak salah saya mengunjungi blog anda…saya mendapatkan balasan berupa penjelasan yang ajibbb……makasih ya mas…

    • Meidhy Aja
      13 Juni 2010 pukul 13:18

      waduh jangan panggil bang donk,
      nanti kalau ada yang beli bakso ke saya gmn mas..he..he..
      makasih ya mas udah mau berkunjung kesini..

  2. 12 Juni 2010 pukul 18:33

    nice blog gan..

    salam kenal ya…

    • Meidhy Aja
      13 Juni 2010 pukul 13:17

      maksih ya mas doris..
      salam kenal kembali…

  3. 13 Juni 2010 pukul 00:01

    wah.. kenapa tuh pake nutupin mulut mas..🙂

    • Meidhy Aja
      13 Juni 2010 pukul 13:15

      he..he..
      gigi saya kuning-kuning mbak..
      maksih ya atas kunjungannya ke blog gak jelas saya…

  4. 13 Juni 2010 pukul 02:12

    Nice poet🙂

    salam kenalm terimakasih sudah berkunjung ke blog sederhana saya

    • Meidhy Aja
      13 Juni 2010 pukul 13:14

      terima kasih kembali non.mila udah mau berkunjung balik ke blog gak jelas ini…

  5. 13 Juni 2010 pukul 02:34

    weh…. ada blojer pakar cinta nih🙂

    • Meidhy Aja
      13 Juni 2010 pukul 13:13

      ha..ha…
      bisa aja dirimu mas hastu..
      cuma lagi mengeluarkan unek-unek mas…
      maksih ya udah mau mengunjungi blog yang gak jelas ini..
      salam kenal..

  6. 13 Juni 2010 pukul 03:42

    Hmmm..menanti sesuatu yang banyak diharapkan orang..
    ketika kita berharap sesuatu kita pun harus memantaskan diri untuk sesuatu itu..

    • Meidhy Aja
      13 Juni 2010 pukul 13:12

      wah masukannya gud bgt mas….
      makasih ya mas…

  7. 13 Juni 2010 pukul 03:55

    kepalsuan, kedustaan, dan kemunafikan….. itu memang semoga tak ada

    • Meidhy Aja
      13 Juni 2010 pukul 13:11

      makasih ya mas…
      salam kenal…

  8. 13 Juni 2010 pukul 09:44

    jangan abaikan detak arloji di tangan kananmu…
    karena semua jawaban tentang harapan ada disitu
    hanya tinggal menunggu waktu…..

    (thanks kunjungannya yach…., asyik juga nih curhat di blog lewat puisi…
    salam kenal… btw, fotonya mengingatkan sama mas anang deh… hehehee…)

    • Meidhy Aja
      13 Juni 2010 pukul 13:10

      ha..ha..
      maksih juga ya udah mau mengunjungi blog yang gak jelas ini..
      loch emang apa hubungannya sama anang?..

  9. 13 Juni 2010 pukul 12:37

    Jangan pernah berhenti berharap!

    • Meidhy Aja
      13 Juni 2010 pukul 13:07

      makasih ya sob….
      saya gak akan berhenti berharap…karena orang yang berhenti berharap hanya orang yang sudah tidak pny semangat hidup…

  10. 13 Juni 2010 pukul 13:42

    haha derita bujangan wkwkw

    • Meidhy Aja
      13 Juni 2010 pukul 13:58

      waduh dya bawa-bawa bujangan,,,
      ha..ha..
      jadi pengen buru-buru ne mas…
      tapi calonnya belum ada..

      • 15 Juni 2010 pukul 17:27

        hahaha masa sih kan si mas ganteng dan keren loh..duh masa sih muji cowok hahaha

  11. 13 Juni 2010 pukul 15:28

    waaaa bagus sekali

    • Meidhy Aja
      14 Juni 2010 pukul 17:21

      maksih ya?…
      udah mau berkunjung di blog gak jelas ini…

  12. plentiswae
    13 Juni 2010 pukul 16:14

    Yakinlah akan Doa yang kita panjatkan karena pasti akan terkabul sekalipun tidak di kehidupan dunia ini🙂

    • Meidhy Aja
      14 Juni 2010 pukul 17:22

      waduh berat bgt ne masukannya,,keren abis..
      makasih ya udah mau berkunjung…
      salam..

  13. 14 Juni 2010 pukul 03:23

    …tanpa adanya kepalsuan, kedustaan, dan kemunafikan…..

    aku suka ini.. ^_^

  14. 14 Juni 2010 pukul 03:56

    fotonya itu lhooooo😀

  15. 14 Juni 2010 pukul 08:49

    asa itu selalu ada di jiwa hingga ajal sebagai pemutusnya

    • Meidhy Aja
      14 Juni 2010 pukul 17:23

      ckckckckck….
      hebat bgt bahasanya..keren..
      makasih ya?..

  16. 14 Juni 2010 pukul 08:50

    hahaha.. asyik jelas, mas..?
    kesannya seperti ingin menggapai & mendapatkan belahan jiwa
    manteb!

    • Meidhy Aja
      14 Juni 2010 pukul 17:24

      he..he..
      jadi ketahuan ya?..tapi gpp..siapa tahu dia baca juga..
      makasih ya…

  17. 14 Juni 2010 pukul 08:50

    senantiasa berharap, karena hidup itu penuh harapan

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: