Beranda > Religi > Cinta Siapakah Yang Paling Besar?….

Cinta Siapakah Yang Paling Besar?….



Diambil dari perckapan Baginda Nabi Besar Muhammad SAW saat bertanya kepada sahabatnya…

  • “Wahai Sahabatku apakah kamu melihat seorang ibu yang tengah mencari anaknya setelah perang itu?…dimana dya berusaha mencari dan setelah menemukan anaknya dia segera memeluk anaknya, menciumi anaknya, bagai menemukan harta yang paling dya idam-idamkan yang sangat mahal harganya, sekarang apakah dya akan menceburkan anak itu ke dalam api yang membara?..tanya rasul kepada sahabatnya…
  • Sahabatpun menjawab pertanyaan tersebut,,”Wahai junjungan kami sesungguhnya engkau lebih tau tentang apa yang kau tanyakan tadi, tapi jika engkau meminta kami untuk menjawab kami akan menjawab tidaklah mungkin ibu itu itu menceburkan anaknya ke api yang membara, karena begitu besarnya rasa cinta ibu tersebut kepada anaknya, mustahil bagi ibu itu untuk menceburkan anak itu ke api..
  • Rasullulah SAW pun kembali berkata “ memang benar cinta dan kasih saying ibu itu kepada anaknya adalah besar, tetapi apakah kalian ketahui ada cinta yang lebih besar daripada cinta seorang ibu tadi?..

Cinta yang paling besar hanya dimiliki tuhan semesta alam Allah SWT kepada hambanya

Disini saya hanya mengutip sedikit perbincangan Nabi besar Muhammad SAW diatas, yang pada intinya ialah betapa besar Cinta Allah SWT kepada hambanyayang bila dibandingkan Cinta ibu kepada anaknya saja belum ada apa-apanya…

Lantas apa saja yang sudah kita lakukan untuk membalas Cinta Allah SWT kepada kita?…

Sebesar apapun dosa dan kesalahan yang telah kita lakukan jika kita bertaubat dan benar-benar berniat untuk tidak melakukan kesalahan tersebut insya Allah Tuhan semesta alam Allah SWT akan mengampuni semua kesalahan kita..

Setiap detik kita kasih sayang oleh rahmat – rahmat yang dicurahkan tanpa henti, Rezeki yang tiada pernah berhenti yang tidak pernah kita tahu kapan dan dari mana datangnya..

Dari mulai dalam kandungan Allah SWT memelihara kita, memberikan pelajaran-pelajaran yang tadinya kita tidak tahu menjadi tahu, yang tadinya kita tidak bisa menjadi bisa. Itu semua adalah kehendak darinya dan kasih sayangnya kepada hambanya..

Jika dya berkehendak, dya bisa saja menghentikan satu rahmat saja yang dya berikan setiap saat dan sangat diperlukan oleh manusia yaitu Nafas..

Apakah kita pernah berfikir sedikit saja jika nafas kita sudah dihentikan olehnya apa yang terjadi pada diri kita?..

Mari kita renungkan kembali, apa yang telah kita perbuat, rasa terima kasih apa yang telah kita hanturkan ke hadiratnya?..Zat yang tidak pernah tidur, Zat yang abadi yang dengan tangannya sendiri mengurus seluruh makhluk yang dicintainya..

Maha besar Allah SWT  tidak pernah membutuhkan kita, tetapi kitalah yang setiap saat membutuhkannya..

Apakah rasa cinta kita sudah kita pusatkan untuknya?…

Ataukah sekarang kita hanya memikirkan cinta kepada anak, istri, pacar, ataukah hanya cinta kepada harta kalian?..

Semoga kita selalu mendapatkan cinta dan kasih sayangnya, dan selalu mendapatkan lindungan darinya….amien ya robbal allamin…

Kategori:Religi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: